Senin, 26 Desember 2016

Cara Membuat User Baru jadi root di Centos

Berikut ini ada beberapa langkah untuk mengamankan VPS anda, dr orang2 yg tidak bertanggung jawab, yaitu dengan membuat user baru dan menjadikan nya sebagai root.
cara-membuat-user-jadi-root-di-centos
Step 1 adalah membuat user baru dengan perintah :
adduser newusername
Step 2 menambahkan password dr user yg kita buat td dengan perintah :
passwd newusername
Step 3 memberikan hak akses ke user dengan mengetk perintah :
usermod -G wheel newusername
Step 4 membuat login user deng sudo sebagai root dengan perintah :
ssh newusername@mIP-VPS
Step 5 memeriksa user yg baru di buat apakah sdh bs sebagai root, dengan perintah :
whoami
Step 6 silahkan negetik perintah :
su
kemudian masukan password root
Step terakhir cek lagi dengan perintah :
whoami
Jika status hasil nya ada root, maka anda sdh berhasil menjadikan user tersebut sebagai root
Demikian Informasi mengenai Membuat User Baru jadi root di Centos semoga berguna dan bisa bermanfaat buat kita semua.
Sumber : http://www.blog.riauhost.net/cara-membuat-user-baru-jadi-root-di-centos.html

Minggu, 25 Desember 2016

Shell script pada linux

Shell pada linux adalah jembatan yang menhubungkan antara si user dengan kernel atau biasanya disebut dengan inti dari OS. Si user sendiri dapat mengumpulkan sekumpulan perintah pada sebuah file untuk nantinya di eksekusi sebagai program. Shell pada linux juga dapat melakukan pemrograman, ini adalah salah satu kelebihan dari si Linux. Program di dalam shell biasanya di sebut juga script shell.
Sebelum membuat sebuah shell tentunya kalian juga harus mengetahui command command line pada Linux. Untuk belajar command line pada linux bisa langsung aja dicari aja di internet, sudah banyak ko yang posting tentang command command line pada Linux.
Langsung aja keprakteknya, kita dapat membuat script shell pada text editor, tinggal cari aja dimenu. Sedangkan kalo lewat terminal kita tinggal pindah ke directory dimana kita mau membuat script shell dengan perintah cd  seperti contohnya :
root@machine:/home/arif#cd coba/
root@machine:/home/arif/coba#
sudah pindah tu ke directory coba yang ada di dalam home/arif/ . kemudian ketikan perintah gedit namafile , membuka text editor dengan nama file yang dimasukan contohnya :
root@machine:/home/arif/coba#gedit coba
didalam text editor itu kalian tuliskan perintah dengan tujuan kalian masing masing. saya akan memberikan contoh sederhana, saya akan memasuka perintah clear ke dalam sana yang nantinya jika saya jalankan script yang di tulis di text editor maka terminal akan menjalankan perintah clear sama seperti ketika kita langsung mengetikan di terminal clear. langsung aja nih ketikan text berikut pada text editor anda.
#!/bin/sh
clear
kalo udah ditulis jangan lupa di save ya. setelah itu kita harus ngechmod perintah tersebut agar dapat diruning, dengan cara:
root@machine:/home/arif/coba#chmod +x coba
root@machine:/home/arif/coba#
coba diatas adalah nama dari file yang tadi diketik di text editor.setelah di chmod barulah kalian dapat menjalankan program tadi tapi sebelumnya penuhin dulu deh terminalnya pake apake, baru di runing dengan cara sbb :
root@machine:/home/arif/coba#./coba
tereretttt terminal kalian langsung bersih kan. Kita dapat pula menjalankan program berupa input seperti pada java cuma bahasa yang di pakai beda looh. caranya itu sama seperti yang tadi cuma pas di text editor ketikan seperti di bawah ini :
#!/bin/sh
echo -n “siapa nama and


read xa ?”

echo “oh!! sebenarnya siii saya sudah tau kalo nama anda $x”
trus di save tu langkah selanjutnya sama seperti di atas, lakukan chmod dulu baru di runing tapi ga perlu penuhin terminal dulu looooh…
echo adalah perintah untuk cetak , -n untuk melakukan penginputan sedangkan read x adalah memasukan yang tadi kita input ke dalam variabel x. sedangkan $x adalah mengembalikan nilai yang tadinya sudah di masukan ke dalam variabel x.

Sumber: https://ariffirmansyahh.wordpress.com/2011/11/11/belajar-shell-pada-ubuntu-linux/

Sabtu, 24 Desember 2016

Hak Akses Pada Sistem Operasi Linux

Apa itu Hak Akses?

Hak akses bisa dibilang sebuah hak yang diberikan pada seluruh User atau file
untuk melakukan sesuatu akses. Jadi Hak akses ini dapat diatur sedemikian
rupa supaya file atau direktori itu hanya bisa di read, atau write, dan execute.
Selain itu kita juga bisa mengatur bagaimana
hak akses dari setiap user pada suatu file, atau direktori.
Hal yang harus dikuasai dalam konfigurasi Hak Akses pada Linux :
1. Mengetahui Fungsi CHMOD
2. Mengetahui Fungsi setiap atribut tambahan dalam perintah CHMOD
3. Dapat mengatur hak akses bagi setiap user
4. Dapat mengatur hak akses bagi setiap group
5. Dapat merencanakan hak akses yang diaplikasikan di kehidupan
sehari-hari atau Industri
Sesuai dengan semua yang harus kita kuasai kita harus memahami fungsi
dari perintah "CHMOD" dan atribut tambahan pada perintah CHMOD tersebut,
langsung aja kita Cekidot!!
CHMOD
Chmod merupakan salah satu perintah pada Linux yang berfungsi untuk mengurangi
atau memberikan izin ( Hak Akses ) pada suatu file atau direktori dan User
serta Group.
Dalam Linux ada 3 Hak Akses atau perizinan File dan Direktori, yaitu :
1. r untuk read
2. w untuk write
3. x untuk execute
|—|—|—| |rwx|rwx|rwx|
Pada dasarnya struktur dari chmod seperti diatas, kolom pertama untuk
user kolom yang kedua untuk group kolom yang ketiga anynomos atau other.
A. Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission
diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all)
dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus
(-) untuk mencabut ijin.
Contoh :
Misalnya untuk memberikan izin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner
dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut izin-izin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
B. Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group
dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4
(read),2 (write) dan 1 (execute).
Contoh :
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user,
baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3

Sumber : https://prassetyoadam14.wordpress.com/linux/hak-akses-pada-linux/

x

Jumat, 23 Desember 2016

PEMROSESAN STRING PADA LINUX


Pemrosesan String

Beberapa perintah Linux dapat digunakan untuk melakukan pemrosesan file teks seperti manipulasi file, pengurutan dan pencarian file dan string.

String adalah serangkaian karakter. Linux menyediakan beberapa perintah yang dapat digunakan berkaitan dengan proses string, seperti mencari karakter, pengurutan dan lainnya. Terdapat 9 perintah yang dapat digunakan untuk pemrosesan string pada Linux. 
Berikut perintah-perintahnya :
1. wc – word count
   Fungsi : menghitung jumlah baris, kata, dana karakter dalam suatu file.
   Sintaks : wc [-lwc] nama_file
   Keterangan :
   -l : line
   -w : word
    -c : Character
   Contoh :
   1. Menampilkan jumlah baris, kata dan karakter dari file latih
   2. Menampilkan jumlan baris dari file latih

2. cut
   Fungsi : mengambil bagian tertentu dari suatu file dan menampilkannya ke layar.
   Sintaks : cut [-d] [-fc] nama_file
   Keterangan :
   -d : delimeter atau pemisah antar field, digunakan jika menggunakan option    Default = TABULASI
   -f : field atau kolom.
  -c : character.
   Contoh :
  1. Menampilkan field pertama dan ketiga dari file /etc/passwd
  2. Menampilkan karakter 1 sampai dengan 8 dan karakter 25 sampai dengan 27  pada file
/etc/passwd
3. Menampilkan karakter ke 12 sampai dengan ke 16 dari hasil keluaran perintah date

3. head
   Fungsi : menampilkan n baris pertama dari suatu file
   Sintaks : head [-n] nama_file
   Keterangan : Jumlah baris yang akan ditampilkan default = 10
    Contoh :
   1. Menampilkan 10 baris pertama dari file /etc/passwd
   2. Menampilkan 5 baris pertama dari file /etc/passwd

4. tail
    Fungsi : menampilkan n baris terakhir dari suatu file
    Sintaks : tail [-n] nama_file
    Keterangan : Jumlah baris yang akan ditampilkan default = 10
    Contoh :
    1. Menampilkan 10 baris terakhir dari file /etc/passwd
    2. Menampilkan 5 baris terakhir dari file /etc/passwd
    3. Menampilkan mulai dari baris ke 5 sampai baris terakhir file /etc/passwd
5. sort
   Fungsi : mengurutkan isi suatu file berdasarkan key tertentu
   Sintaks : sort [-tchar] [+key] [-r] nama_file
   Keterangan :
   -t char : delimeter / karakter pemisah antar field.
   + key : nomor kolom sebagai key pengurutan, dimulai dari nol
   -r : reverse, mengurutkan secara descending.
   Contoh :
   1. Mengurutkan isi file /etc/passwd berdasarkan kolom pertama secara ascending
   2. Mengurutkan isi file /etc/passwd berdasarkan kolom keempat secara ascending
   3. Mengurutkan isi file /etc/passwd berdasarkan kolom keempat secara descending

6. uniq
   Fungsi : menghilangkan duplikasi data, syarat data harus terurut terlebih dahulu.
   Sintaks : uniq nama_file
   Contoh :


7. tr
    Fungsi : untuk mengubah suatu karakter menjadi karakter lain.
    Sintaks : tr “string1” “string2”
    Contoh :
    1. Mengubah semuakarakter 1 menjadi G, 3 menjadi &, dan s menjadi n
    2. Mengubah semua huruf kecil menjadi huruf besar

8. grep
    Fungsi : mencari string di dalam suatu file.
    Sintaks ; grep [-pilihan] string_file
    Pilihan yang sering digunakan :
   -q : tidka menampilkan hsil keluaran ke layar.
   -v : menampilkan baris string yang tidak cocok
   Contoh :
   1. Menampilkan baris yang ada string Linux di file latih.
   2. Menampilkan seluruh file di current directory yang mempunyai string Linux
    3. Menampilkan baris yang tidak mempunya i string Linux di file latih

9. find
   Fungsi : mencari file denga kriteria tertentu
   Sintaks : find nama_path -pilihan
   Keterangan :
   nama_path = direktori awal dpencarian
   Pilihan yang sering digunakan:
   Contoh :
1. Mencari file dengan nama latih mulai dari current directory ke bawah
2. Mencari file yang dimilik oleh user dudi mulai dari direktori / ke bawah
3. Mencari seluruh dengan tiper direktori mulai dari direktori /home/dudi ke bawah
4. Mencari seluruh file yang bernama core kemudian dihapus dengan konfirmasi dimulai dari current direktori hingga ke bawah,

Tanggal post : 23 Desember 2016
Sumber  :http://ameliaerman.blogspot.co.id/2015/10/pemrosesan-string-pada-linux.html

Kamis, 22 Desember 2016

Perintah - perintah dasar vi pada CENTOS


                      Perintah - perintah dasar vi pada CENTOS

          Editor VI (vee eye, dibaca vi ai) adalah editor berbasis text yang digunakan oleh banyak pemakai UNIX/LINUX. Editor ini pertama kali dikembangkan oleh William (Bill) Joy sewaktu ia menjadi graduate student di University of California at Berkeley pada tahun 1976.
            Perintah “vi” adalah perintah di dalam shell linux untuk mengedit teks, kalau di dalam Windows pada shell MS-Dos dengan perintah “edit”. Yang keduanya hampir mempunyai kesamaan, perbedaannya di dalam dos bisa langsung dari windows dan dapat mouse dapat dijalankan tetapi di dalam vi mouse tidak bisa digunakan untuk memilih option tersebut seperti file, edit, help dll.
Editor VI memiliki dua mode, yaitu :
1.  Command mode (mode perintah) digunakan untuk memberikan perintah-perintah untuk mengedit teks.
2.  Insert mode (mode penyisipan) digunakan untuk melakukan pengetikan teks.
            Pertama kali memulai editor VI,  secara default kita menemukan Command mode (mode perintah). Untuk mengaktifkan insert mode kita tinggal mengetikkan huruf i. Bila kita menekan tombol [Escape], maka kita akan kembali ke mode perintah. Selain huruf i kita juga dapat menekan tombol insert.
Untuk memulai Editor VI kita dapat mengetikan perintah :
# > vi namafile.txt
            Jika file namafile.txt ditemukan, maka editor akan membuka dokumen tersebut. Tetapi jika tidak ditemukan, maka editor VI akan membuat file baru dengan nama tersebut (namafile.txt) jika disimpan. Untuk itu jangan sampai salah mengetikkan nama sebuah file yang akan diedit.
Dan berikut ini perintah dalam vi dalam linux antara lain :
1. Navigasi Cursor
l , panah kanan atau spasi : untuk bergeser ke kanan 1 karakter
h atau panah kiri : untuk bergeser ke kiri 1 karakter
j atau panah bawah : untuk bergeser ke bawah 1 baris
k atau panah atas : untuk bergeser ke atas 1 baris
:0 atau 1-Shift-G : untuk berpindah ke baris pertama
:$ : untuk berpindah ke baris terakhir
nG : untuk berpindah ke baris ke n
0 : untuk berpindah Awal baris
$ : untuk berpindah Akhir baris
^F : berpindah satu layar penuh ke bawah.
^B : berpindah satu layar penuh ke atas.
^D : berpindah setengah layar ke bawah.
^U : berpindah setengah layar ke atas.
^w : berpindah satu kata ke depan.
^b : berpindah satu kata ke belakang.
Tanda ^ adalah tanda tombol Ctrl, ^F artinya anda harus menekan tombol Ctrl bersamaan dengan tombol F.
2. Menghapus Text
x : digunakan untuk menghapus satu karakter pada posisi kursor.
X : digunakan untuk menghapus satu karakter pada sebelah kiri posisi kursor.
dw : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor.
db : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kiri kurso.r
dd : digunakan untuk menghapus 1 baris pada posisi kursor.
d [Enter] : untuk menghapus dua baris, baris pada posisi kursor dan baris berikutnya.
d0 : untuk menghapus dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor.
dL : untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar.
d$ : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris.
dG : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris pada file.
d^ : Menghapus dari posisi kursor sampai awal baris dari file.
3dd : Menghapus tiga baris dari posisi kursor kebawah.

3. Copy dan Paste Text
Untuk melakukan perintah copy dan paste kita harus memperhatikan langkah-langkah berikut :
·         Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan dicopy.
·         Contoh jika ingin copy 5 baris, gunakan command 5yy ( tekan angka 5 diikuti tombol y sebanyak 2x)
·         Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang akan di insert-kan dan kemudian tekan p untuk paste.

Perintah Copy dan paste adalah :
yy : untuk meng-copy satu baris
yw : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor
yb : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kiri kursor
y0 : untuk meng-copy dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor
yL : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar
y$ : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris
yG : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris pada file
y) : untuk meng-copy dari posisi kursor ke awal kalimat
y( : untuk meng-copy dari posisi kursor ke akhir kalimat
p : untuk mempaste teks
    Contoh : perintah 3yw artinya : meng-copy 3 kata dari sebelah kanan kursor
4. Memindahkan Text
Untuk memindahkan teks kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut :
·      Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan di-cut.
·      Contoh jika ingin memindahkan 5 baris, gunakan command 5dd ( tekan angka 5 diikuti tombol d sebanyak 2x)
·      Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang baru dan kemudian tekan p untuk paste.
5. Membatalkan Perubahan
Jika kita melakukan kesalahan ketik atau menghapus tanpa sengaja, kita dapat memperbaikinya dengan menggunakan perintah u atau U.
Perintah u digunakan untuk membatalkan perubahan terakhir yang dilakukan oleh pemakai
Perintah U digunakan untuk membatalkan seluruh perubahan pada satu baris.
6. Mencari String dan Karakter
Editor VI dapat melakukan pencarian terhadap string dan karakter. Untuk pencarian string, perintah yang digunakan adalah perintah / dan ?. Pada saat kedua perintah ini digunakan, perintah yang diketikkan akan muncul dibagian bawah layar, tempat kita mengetikkan string yang ingin dicari.
perbedaan antara / dan ? Prinsip Kedua perintah sebenarnya sama, yang berbeda hanya pada arah pencarian yang akan dilakukan. Perintah / mencari ke arah bawah, sedangkan perintah ? mencari ke arah atas dari file.
Contoh : Misalnya kita ingin mencari kata <VirtualHost>, kita tinggal mengetikkan perintah /<VirtualHost>.
Perintah n dan N digunakan untuk melanjutkan proses pencarian yang sebelumnya. Perintah n akan mencari dalam arah yang sama, sedangkan perintah N akan mencari dalam arah yang berlawanan. Untuk melakukan pencarian suatu kata tertentu, bisa digunakan command seperti contoh berikut :
/\<host\>
artinya perintah ini hanya akan mencari string dengan nilai host saja, kata virtualhost akan diabaikan.
7. Keluar dari Editor VI
Untuk bisa keluar dari VI maka anda harus masuk ke command mode dahulu dengan menekan tombol ESC pada keyboard atau bisa juga dengan menekan “Control + [” . Setelah berada dalam COMMAND MODE ketik :q untuk keluar dari VIM tanpa save , bila file yang dibuka sudah dimodifikasi oleh anda maka VIM tidak akan mengizinkan anda keluar dan untuk mengabaikan peringatan ini maka itu gunakan :q! untuk keluar dari VIM dan mengabaikan segala perubahan pada file tersebut.
8. Menyimpan pekerjaan
Jika ingin save file yang sudah di rubah, cukup ketikkan :w lalu tekan enter. Jika ingin save file yang sedang dibuka dengan nama lain maka ketik :w namafile_baru dan tekan enter maka file tersebut akan disave menjadi namafile_baru.
9. Perintah Tambahan Lainnya
Masih banyak perintah Editor VI yang bisa digunakan, diantaranya :
:r nama_file : adalah command untuk menyisipkan isi file namafile kedalam file yang sedang kita buka.
:q : digunakan untuk keluar dari Editor VI
:w : digunakan untuk menyimpan file
:!ls : digunakan me-list isi current directory saat itu (tanpa keluar dari editor VI). Untuk kembali ke editor VI, tekan Enter.
:sh : adalah command untuk meninggalkan editor VI untuk sementara untuk melakukan beberapa perintah lain pada shell. Gunakan ctrl-d untuk kembali ke editor VI.
Semua perintah VI diatas dapat dikombinasikan dengan perintah-perintah yang ada, contohnya perintah :wq berarti kita memberikan perintah menyimpan sebuah file kemudian langsung keluar dari editor VI.
 
 
 
Tanggal : 22 Desember 2016

Sumber : http://sifafauziah42.blogspot.co.id/2012/10/perintah-perintah-editor-vi-pada-linux.html